Tingginya biaya pendidikan sekarang ini mengakibatkan banyaknya anak usia sekolah yang merupakan generasi penerus bangsa ini, harus rela (terpaksa) meninggalkan bangku sekolah karena ketiadaan biaya. Tentunya hal ini dikarenakan kondisi orang tua dari anak-anak tersebut yang kurang mampu secara finansial. Padahal banyak diantara mereka yang sebenarnya memiliki potensi dan prestasi yang sangat cemerlang, namun tidak bisa dikembangkan hanya karena keterbatasan biaya.

Tingginya angka anak putus sekolah tentunya akan berimbas pada kualitas Sumber Daya Manusia yang dihasilkan negeri ini. Kualitas Sumber Daya Manusia yang rendah tentunya sangat erat kaitannya dengan peningkatan angka pengangguran dan angka kemiskinan. Hal itu dikarenakan mereka tidak mempunyai bekal pendidikan yang cukup untuk mampu bersaing dan hidup mandiri.

GESER menggalang dan menerima donasi (uang/sumbangan dalam bentuk lainnya) yang diberikan oleh para donatur dan selanjutnya disalurkan untuk biaya pendidikan anak-anak yang tergabung dalam Anak Asuh GESER. Mereka adalah anak-anak usia sekolah (SD, SMP, SMA) yang berasal dari keluarga ekonomi lemah. GESER memprioritaskan untuk merekrut anak asuh yang berstatus yatim piatu/yatim/piatu. Tetapi  GESER juga selalu membuka kemungkinan untuk merekrut anak-anak yang masih mempunyai orang tua lengkap namun tidak mampu untuk membiayai sekolah anak-anaknya, disesuaikan dengan kondisi keuangan yang ada.

Bentuk bantuan pendidikan yang diberikan adalah :

  1. Santunan Biaya Pendidikan, diberikan setiap bulan.
  2. Bantuan Bimbingan Belajar, diberikan setiap bulan (jika dana tersedia).
  3. Bantuan Buku dan LKS, diberikan setiap awal semester.
  4. Bantuan Biaya Ujian Nasional (Jika dana tersedia).
  5. Bantuan Biaya Masuk Sekolah Lanjutan  (Jika dana tersedia).