Cuman Ratusan Ribu saja.... Sudah bisa jadi GM !!!

Guru saya bilang, “Berfikirlah yang baik, berbicara yang baik, bersikap yang baik, maka engkau akan dikelililingi dan didatangi ribuan kebaikan.”

Ketika saya sedang mencoba untuk menjadi orang baik, ternyata memang selalu dikelilingi orang-orang baik. Ada 3 orang yang saya ingin berbagi cerita tentang kebaikan mereka.

Yang pertama, sudah kenal puluhan tahun bahkan pernah berkarya di perusahaan yang sama. Humble, walopun kadang terkesan angkuh bagi yang pertama kali bertemu, mungkin karena rasa pe-denya yang tinggi aja. Gemar berbagi dan membantu sesama.

“Mas, konsistenlah dalam bersedekah, yakinlah Allah PASTI akan menggantinya berlipat lipat bahkan mungkin saja suatu saat kamu akan menolak pahala itu saking tumpah ruahnya.” Ini kalimat yang tidak pernah usai dia sampaikan setiap kali bertemu.

Lalu dia bercerita kejadian pada waktu itu dimana perusahaan barunya sedang mengalami goncangan antara lanjut atau tutup bahkan sudah 3 bulan tidak terima gaji.

“Hari itu saya sedekah Rp. 100.000,- ke pemulung di pinggir jalan saat berangkat ke kantor. Tahu ga, Mas, sorenya ada uang masuk Rp. 26.000.000,- Iya dua puluh enam juta! Saya tahu uang itu dari mana, tapi sampai sekarang tidak tahu itu uang untuk apa.”

“Masya Allah…” Lalu cerita berlanjut panjang tentang bagaimana beliau menikmati hidup.

Teman saya yang ke dua, orang baik dan orang hebat juga. Usianya masih muda, saya kenal baru sekitar 5 tahun ini. Sejak awal bercita-cita jadi pengusaha bukan pekerja kantoran. Hebatnya, dia punya budget untuk sedekah rutin dalam jumlah besar untuk ukuran rata-rata perorangan.

“Kang, alhamdulilah nih PO langsung masuk ke email saya setelah saya barusan sanggupi untuk berikan donasi beasiswa.” Beliau sampaikan via WA.

“Masya Allah. Allah bayar kontan dan tidak perlu menunggu lama sesuai janjiNya.” Saya cuma berdecak kagum.

“Mas, alhamdulilah pembayaran Rp. 500.000.000,- barusan masuk ke rekening saya.” Saya tahu persis notifikasi pembayaran itu dia terima hanya selang beberapa menit dari transfer dia sebesar Rp. 5.000.000,- untuk santunan yatim dan dhuafa. Masya Allah.

Teman yang ke tiga, super pe-de, hantam kromo tapi hatinya lembut. Punya cita-cita sangat sederhana cukup jadi karyawan bagian administrasi saja karena sadar diri dengan pendidikannya yang hanya setara SMU. Tapi siapa yang mengira kalo ternyata sekarang ini Allah menjadikannya sebagai GM.

Kami berbeda perusahaan tapi senantiasa terhubung satu sama lain.

“Mas, sampeyan itu pengin ga jadi pejabat tinggi?” ini awal saya memotivasi dia untuk promosi di pekerjaannya.

“Halah, Pak. Saya itu tahu diri. Udah jadi manager seperti sekarang ini saja udah melampaui batas pencapaian hidup saya.” Dia biasa ngeyel tapi selalu ga pernah menang kalo berdebat dengan saya.

“Yow is, nek karepmu koyok ngono. Tapi, saya punya yayasan yatim dan dhuafa nih. Mbok yao nyumbang semampumu. Gelem ora?” Saya jebak dia supaya bisa dipromosikan krn tahu potensinya yg luar biasa.

“Siap, 69 Bos. Laksanakan.”

Dan bener aja selama lbh kurang setahun terakhir ini beliau rajin donasi diawali dari Rp. 300.000,- sampai terakhir bulan April kemarin Rp. 500.000,- setelah mendapat SK Pengangkatan sebagai GM.

Ya, cuman ratusan ribu saja…. Sudah bisa jadi GM!

Eiittsss…. Fokus dan jangan salah persepsi yah, disini admin ingin menekankan pada pentingnya bersedekah secara rutin dengan dilandasi oleh keikhlasan hati dan berharap hanya pada Yang Maha Kuasa

Hayuk berbagi. Ga usah pake lama… karena ajal tidak pernah menunggu kita untuk siap dijemputnya.

www.ge-ser.org

No rek BCA 762.090.0081 an. Yayasan Kalpati

Please follow and like us: